Berita terbaru dari ICM
Berita terbaru dari ICM

Fikri Fahmi Faruqi, alumni SMA ICM angkatan 7 (Saptadaskara), telah menempuh perjalanan luar biasa yang membawanya meraih gelar ganda di bidang hukum di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Maastricht. Keputusannya untuk belajar hukum di dua institusi bergengsi ini didorong oleh ambisinya untuk mendapatkan pemahaman yang menyeluruh tentang sistem hukum di Indonesia dan Eropa. Fikri menceritakan bahwa pengejaran ini berasal dari keinginannya untuk memahami tidak hanya sistem hukum Indonesia, tetapi juga kerangka hukum Belanda, Jerman, Prancis, dan Inggris, yang memberinya perspektif internasional tentang hukum.
Sekarang ia bekerja di divisi hukum di Deloitte. Merefleksikan kasusnya yang paling menarik dan menantang, Fikri berbagi pengalaman yang menguji kemampuan dan kesabarannya. Meskipun tidak dapat mengungkapkan secara spesifik karena alasan kerahasiaan, ia menyebutkan bahwa ia memberi saran kepada klien dalam menyusun perjanjian dengan entitas asing. Negosiasi untuk perjanjian ini berlangsung selama hampir satu tahun, dengan kedua belah pihak sering merevisi persyaratan karena perbedaan perspektif pada kerangka perjanjian. Kasus ini merupakan titik balik bagi Fikri, karena tidak hanya memperdalam pemahamannya tentang kompleksitas hukum yang terlibat dalam perjanjian internasional, tetapi juga meningkatkan keterampilan negosiasinya. Proses yang panjang memungkinkannya untuk bekerja sama dengan timnya, dan pengalaman tersebut terbukti sangat berharga dalam memperkuat kemampuannya untuk menavigasi dan menyelesaikan tantangan hukum yang rumit.
Fikri juga berbagi tentang bagaimana waktunya di ICM mempengaruhi pendekatannya untuk belajar dan bekerja di bidang hukum. Dia memuji nilai-nilai Islam yang ditanamkan selama waktunya di ICM untuk membentuk pendekatan profesionalnya. Prinsip yang selalu melekat pada dirinya adalah pentingnya integritas dan moral yang kuat. Bagi Fikri, mempertahankan standar etika yang tinggi dalam studi dan pekerjaannya sangat penting, tidak hanya sebagai cerminan komitmennya untuk menjadi seorang Muslim yang baik, tetapi juga dalam membangun kepercayaan dengan klien.