Berita terbaru dari ICM
Berita terbaru dari ICM

Memasuki bulan Rabi’ul Awal, seluruh umat Islam di dunia mengingat momentum kelahiran Nabi Muhammad saw sebagai sarana untuk terus memperbaharui semangat setiap saat agar semakin mencintai Allah dan tentunya rasul utusanNya. Hal ini dapat divisualkan dengan berbagai macam cara salah satunya yang telah dilaksanakan di sekolah Insan Cendekia Madani. Momentum Maulid Nabi Muhammad saw dihiasi dengan berbagai esensi kegiatan baik dari level KB, TK, SD, SMP dan SMA yang ingin mengambil hikmah dari peristiwa kelahiran Nabi Muhammad saw di bulan penuh Rahmat, bulan rabiul awal ini.
Berbagai kegiatan dilakukan di seluruh level sekolah sebagai upaya untuk terus mencintai kekasih Allah yang telah hadir di muka bumi baik dengan parade shalawat, kegiatan lomba public speaking atau muhadharah, kegiatan mengasah pengetahuan siswa tentang keislaman pada lomba cerdas cermat dan Rangking 1, mendengarkan cerita nabi dengan media mendongeng, mengambil pelajaran dari sharing bermakna dari Kak Fuadh Naim, serta menunjukkan rasa empati terhadap bencana kemanusiaan dengan melakukan penggalangan dana untuk korban peperangan di Palestina.
Semua kegiatan ini, dikemas dengan sangat apik oleh panitia pelaksana agar dapat disajikan kepada seluruh peserta didik dalam upaya untuk terus memotivasi siswa diseluruh level sekolah untuk meneladani akhlak dan suri tauladan yang telah diajarkan langsung oleh Nabi Muhammad saw selama beliau masih hidup selama 63 tahun dan 23 tahun menyebarkan Islam keseluruh penjuru dunia dan sampai saat modern kala ini masih terus relevan dan dibutuhkan di berbagai macam aspek kehidupan, tidak terkecuali pada dunia Pendidikan.
Pada level KB, TK dan SD, kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 13 September 2024 dengan kemeriahan yang terbangun dengan berbagai persembahan dan sajian acara yang dijalankan. Seluruh siswa hanyut dalam lantunan shalawat saat parade shalawat yang dilakukan seluruh siswa/I KB, TK dan SD berkeliling menyusuri jalanan di komplek sekolah ICM. Dilanjutkan dengan kegiatan lomba cerdas cermat mulai dari penyisihan sampai babak final, juga menyusun puzzle Islami untuk level bawah serta mengambil hikmah dari dongeng seru yang disampaikan oleh Kak Dimas Adista dan Kak Tony. Keseruan ini tidak lain untuk memberikan dampak kepada seluruh siswa bahwa Nabi Muhammad itu selalu dalam ingatan, selalu dicintai dan teladannya diikuti.
Pada level SMP dan SMA kegiatan penyisihan sudah berlangsung dari 1 pekan sebelumnya dengan kegiatan public speaking atau muhadloroh yang sudah menjadi kegiatan rutin pekanan, dan dijadikan lomba menarik yang diikuti oleh perwakilan masing-masing angkatan. Hari puncak perayaan Maulid Nabi Muhammad saw pada Senin, 16 September 2024 dimulai dengan perlombaan Rangking 1 sebagai cara terus mengasah dan memperdalam pengetahuan keislaman dengan media kegiatan yang lebih variatif dan fun kepada seluruh siswa. Keseruan semakian terjadi tatkala finalis semakin mendekati sesi final dan menjelang kepada pengumuman pemenang karena jiwa kompetitif dari siswa yang selalu hadir di siswa/i ICM. Kegiatan berlanjut dengan penampilan finalis lomba muhadloroh yang unjuk gigi dengan materi-materi public speaking yang sudah disiapkan berupa kepedulian terhadap Palestina. Dan hal ini didukung pula dengan penutup sesi ini berupa penggalangan dana untuk Palestina bekerjasama dengan ICM Amanah.
Penampilan marawis ICM menjadi media penghibur dengan shalawat dan nyanyian Islami yang menjadi penggugah semangat siswa sebelum materi puncak disajikan yaitu sharing dari Kak Fuadh Naim. Melalui sharing berbagai hal yang disampaikan oleh beliau untuk mendefinisikan bahwa menjadi pemuda memerlukan seorang idola, menjadi sosok yang masih bertumbuh membutuhkan Langkah untuk mengambil peran, menjadi insan yang hendak menjadi Solusi adalah insan yang paling penting perannya di dunia islam, menjadi seorang anak muda membutuhkan sosok idaman, dan tidak usah menjadikan orang lain sebagai idola, karena Nabi Muhammad saw adalah sosok pemuda idaman yang akan terus menjadi idaman ummatnya sampai akhir zaman.
Dengan seluruh kegiatan ini, siswa/I ICM mendapatkan 2 esensi besar yang perlu terus ditumbuhkan yaitu kehadiran kegiatan ini menjadikan seluruh siswa terus menjaga silaturahim antar level dan antar angkatan sebagai upaya terus memperkokoh kebersamaan ummat Islam. Selanjutnya pemuda idaman, pemuda yang selalu diingat umatnya, insan yang selalui dicintai dan dirindukan ummatnya ialah Nabi Muhammad saw yang di bulan rabi’ul awal beliau dilahirkan dan berpulang, yang syafa’atnya kita tunggu kehadirannya di hari akhir. Semoga kita semua digolongkan kepada ummatnya yang beliau idamkan sebagaimana kita mengidamkan beliau sebagai sosok panutan.